Yosriindra's Blog

Just another WordPress.com weblog

Kematian

Apa seh yang pasti bagi manusia selain dari mati “bahasanya kasar sekali lebih baik pakai “meninggal”".
Kerja yang sudah mati-matian setiap hari, belum tentu dapat apa yang dinginkan.
Artinya belumlah suatu yang pasti kita dapatkan apapun yang kita inginkan. Akan tetapi meninggal “mati” mau tidak mau, sadar tidak sadar, rela tidak rela, dimanapun jua, siapapun kita, pasti akan menjumpai “KEMATIAN”

Sekarang disisa-sisa hidup yang masih ada ne, apakah yang mesti kita coba fikirkan ?????????????
Berfikir tentang masa depan…. monggo…
berfikir tentang pekerjaan ….. yo silahken…
berfikir tentang siapa yang akan jadi pasangan hidup bagi yang belum punya…….ndak papa…
berfikir tentang bagaimana nasib anak-anak kita bila mereka sudah dewasa…. ya wajar seh…
berfikir tentang apa saja “asalkan jangan yang joroklah” …..please……
Tapi……
Janganlah semua fikiran itu membuat kita lalai dari mengingat MATI,
karena memang itu yang diperintahkan agama kita.
Bahkan memikirkan tentangnya haruslah lebih sering agar hati menjadi lembut
dan mau tunduk dan patuh kepada perintah ALLAH dan RasulNYA.

BAGAIMANA MENURUT ANDA …….?????????

5 Januari 2010 - Posted by | Aku

2 Komentar »

  1. hidup ini adalah semata penungguan.
    menunggu lulus kuliah, menunggu dapat kerja, menunggu kawin, menunggu punya anak, menunggu kematian, menunggu dan menunggu…

    tapi, apakah kita tidak melakukan apa-apa selama masa penungguan itu? justru dengan melakukan banyak hal lah maka, apa yang akan kita tunggu itu akan ditemui dengan makna yang berbeda…

    kematian, bukanlah soal waktu, tapi kematian adalah soal bagaimana mempersiapkan diri untuk menemuinya… :D

    Komentar oleh vizon | 3 Februari 2010 | Balas

    • Thx fren, memang begitu adanya, hanya saja kadangkala ketika berhadapan dengan suatu yang sangat “mengasyikkan” sering lupa bahwa akhir dari semua ini hanyalah satu, itulah MATI. Bilamana dalam penungguan itu ada rasa yang sering muncul bahwa tidak akan selamanya akan selalu begini, itulah barangkali yang diinginkan aqidah kita. DALAM SESEMPIT APAPUN, seharusnya memang ada waktu untuk berfikir ttg KEMAATIAN.

      Komentar oleh yosriindra | 4 Februari 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.