SHOLAT ANDA CEPAT ATAU LAMBAT
Dalam sebuah riwayat Rosulullah SAW menyampaikan :
Ketika Beliau sedang duduk dalam mesjid, tiba2 datanglah seorang sahabat dan ia (sahabat yang baru datang) langsung SHOLAT. Setelah selesai sholat ia mendekati Rosul dan ingin bersalaman. AKan tetapi Rosul tidak menerima uluran tangan sahabat, melainkan menyuruhnya kembali mengulang sholat. Selesai sholat ia kembali menemui Rosul, tapi tetap terjadi seperti semula, sampai berulang sebanyak tiga kali.
Karena tidak mengerti maka ia bertanya kepada Rosul tentang sholat yang baru saja ia lakukan berulang kali.
Rosulullah SAW bersabda “Bila engkau sholat, maka takbirlah dan kemudian berTUMA’NINAlah, bila engkau ruku’ maka bertuma’ninalah…..”
Semuanya…..
Melihat penjelasan Rosul ne, kira2kira apa ya maksudna
Aku berfikir…..
slama ini yang kupahami dari tuma’nina hanyalah “duduk sesa’at menjelang berdiri ke raka’at berikutnya.
tapi….ternyata itu masih kurang kalau diukur dengan penjelasan Rosul tsb
Sahabat yang dilihat oleh Rosul dalam melaksanakan sholat ternyata tidak bertuma’ninah dalam sholatnya sampai diulang beberapa kali. Dan perlu kita renungkan juga tentunya sholat sahabat itu kalaupun cepat dan tergsa2, tentunya tidak sama dengan kecepatan dan ketergesa-gesaan kita hari ini….namanya juga sahabat.
Kalau begitu, sebuah pertanyaan muncul dari mulutku : SUDAHKAN SHOLATKU BERTUMA’NINAH SEBAGAIMANA YANG DIPERINTAHKAN NABI ?
Kadang sholatku terlalu cepat…
membaca al-FATIHAH saja sering tamat dalam satu kali tarikan nafas
Begitupun membaca ayat demi ayat….itupun sering memakai ayat yang sama
Bacaan ruku’ ku habis diperjalanan, sehingga baru saja sampai sempurna rukuk itu aku sudah berdiri lagi (i’tidal). Sama juga halnya dengan sujud, duduk antara dua suju dan tasyahud.
Ya …ALLAH
Sholat apa yang kulakukan itu…..
Nabi mengajarkan agar aku lambat dan pelan dalam melaksanakan sholat. Pelan gerakan dan juga pelan bacaan. Harus ada jarak antara satu gerakkan dengan gerakan lain, minimal satu kali tarikan nafas biar hati jadi tentram. Begitu juga denga bacaan demi bacaan, tidak boleh tergesa2.
Trus bagaimana dengan anda flen….
Tamatkah al-Fatihah anda dalam satu kali tarikan nafas….
kalau ia….robahlah….
santailah….istirahatlah….pelan2lah….BERTUMAKNINALAH
Jangan lagi sholat dikejar-kejar waktu dan pekerjaan
Seolah2 kita akan mengalami kerugian teramat besar bila sholat bertumakninah
Kalau baca al-Fatihah….bacalah dengan santai…karena ia akan langsung dijawab oleh ALLAH SWT
Bila baca ayat….bacalah dengan baik dan benar
Kalau rukuk…..sempurnakanlah datarnya punggung….barulah dibaca bacaan rukuk itu dengan pelan
Kalau i’tidal juga begitu….sempurnakan berdiri baru dibaca bacaan i’tidal
Demikian juga dengan sujud….duduk antara dua sujud…..tasyahud…
maka sempurnakanlah
Jangan TERGESA2…TAPI PELANLAH (TUMA’NINAH) DAN NIKMATILAH SHOLATMU SEBAGAI SHOLAT YANG TERAKHIR
-
Terkini
-
Tautan
-
Arsip
- Maret 2010 (3)
- Februari 2010 (1)
- Januari 2010 (1)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS